Senin, 25 Maret 2013

Tips merancang tata letak gudang



Dalam setiap bisnis, gudang memainkan peran yang sangat penting. Gudang yang memberikan kecepatan proses dan kontinuitas proses. Manakala gudang tidak mampu mensuplai barang maka proses kerja menjadi terganggu. Dalam bisnis grosir, gudang menjadi bagian yang sangat penting dalam memenuhi janji yang dibuat oleh bagian penjualan. Ketersediaan barang di gudang, tentu sangat menentukan omzet penjualan grosir. Jika gudang sudah tidak mampu menampung barang, maka biaya menjadi tinggi, produktifitas kerja terganggu dan proses tidak berjalan lancar. Petugas gudang mengalami kesulitan dalam menempatkan barang. Penempatan yang tidak terencana dan tertata dengan baik akan menyulitkan dalam mencari barang ketika dibutuhkan.

 Jika Anda memiliki Gudang yang teratur maka penggunaan ruang penempatannya menjadi efektif. Rak-rak penempatan barang dapat dirancang untuk menjadi optimal, dengan antisipasi akan terjadinya penambahan item barang (baca juga tulisan kami, menyiapkan rak penempatan untuk antisipasi penambahan item barang. Tata letak memang perlu didisain sedemikian rupa agar kelancaran proses bisnis dapat diwujudkan. 

Gudang adalah fasilitas yang disediakan untuk menempatkan dan menyimpan barang atau produk dalam jumlah besar. Gudang memang seharusnya dirancang untuk mengakomodasi banyak bahan yang bisa disimpan, proses penerimaan dan pengiriman barang serta  penggunaan kendaraan ekspedisi yang mengantar barang dari supplier maupun pengiriman ke pelanggan. Hal utama yang perlu dilakukan  sebelum merancang tata letak gudang (layout gudang) adalah : penetapan tujuan, mengumpulkan informasi, melakukan analisis, membuat rencana kondisi yang ingin diujudkan, dan menjalankan rencana serta mengimplementasikan sistem penerimaan, penataan, dan pengeluaran barang yang telah dipertimbangkan.

 Tujuan menjadi faktor utama yang menentukan hasil perbaikan yang dikehendaki. Oleh karena itu tujuan harus jelas dinyatakan. Mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam mendesain ulang lokasi penataan di gudang, memperjelas hasil apa yang akan diharapkan dari disain layout gudang. kelemahan saat ini diidentifikasi dengan detail. Kemudian melakukan analisa atas desain tata letak yang diusulkan. Berbagai peluang dipertimbangkan, mulai dari faktor peluang kesalahan ambil barang, kecepatan dan kemudahan pengambilan barang, efisiensi pergerakkan tenaga kerja di gudang (penempatan fast-slow moving item), penambahan jumlah barang yang tak terduga, penambahan item barang, peluang modifikasi rak. Setelah itu, rencana  pelaksanaan proyek dibuat, pelaksana proyek dan penanggung jawab ditetapkan.  

Pemilihan alat bantu handling material dipertimbangkan dengan kemampuan alat dalam mengambil, mengangkut, manuver dalam lintasan, serta beban alat yang dioperasikan oleh petugas gudang. daya pengambilan barang pada ketinggian rak tertentu juga telah dipertimbangkan detail dengan daya jangkau alat bantu handling material. Struktur rak dan lokasi penempatan barang dilakukan uji coba terlebih dahulu agar kemampuan menahan beban telah disesuaikan. Meneliti ulang semua rencana secara detail agar tidak terjadi salah disain penataan barang digudang. 

Setelah langkah tersebut dilakukan , maka tahap berikutnya adalah implementasi sampai dengan penataan barang di lokasi penempatan barang yang ditetapkan. Langkah demi langkah dilakukan secara hati2, karena mengulang proses akan berdampak pada bisnis perusahaan. Jika semua tips ini diikuti, ada kemungkinan besar bahwa tata letak gudang yang sangat baik akan dirancang.

berbagi untuk bermanfaat

Drs.Psi. Reksa Boeana
Executive Partner PT. Smart Business Solution
031-8781491

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar